Senin, 14 Maret 2016

Kedatangannya kembali

Terlihat kedatanganya sekali lagi
Membuka lembaran-lembaran lama yang usang
Menambahkan kembali kisah lama yang belum usai
Mengisahkan rindu di balik ceritanya

Sudah cukup lama...
Sudah cukup lama  untuk menanti
Setelah hari itu
Saat kehadiranmu membuat senyum di setiap hariku

Saat itu...
Kita tak pernah lagi bertemu
Tak pernah lagi berjumpa
Tak pernah tau satu sama lain
Dan merasakan...
Rindu yang  tak pernah usai

Terlihat kedatangannya sekali lagi
Dekapan penuh rindu
Yang kini membawaku kembali kemasa itu

Sabtu, 12 Maret 2016

Luapan emosi

Sejenak melirik melihat tatapan matanya
Terpancar cahaya yang berbeda

Mata bulan penuh kepiluan
Ingin menjerit dan meronta dalam kesunyian

Mencoba berpaling dari mata itu
Namun, masih tetap disini
Mencoba bertanya
Mengapa..
Itu mustahil

Pejamkan mata 
Larutkan semua rasa yang tersimpan 
hingga tangismu terdengar menggantikan heningnya malam    

Sendirian

Berjalan di kesunyian
Melipat tangan kebelakang sambil menundukkan kepala

Tak pernah berani menghadap ke depan
Tak pernah punya kepercayaan untuk melangkah...

Hanya sendiri di keheningan malam

Berjalan melewati cahaya rembulan
Terus berjalan hingga bayangan ku hilang di persimpangan jalan